Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kihajar Dewantara

Manfaat Belajar

Salah satu hal yang dipelajari di sekolah terus tiba-tiba kayak sadar aja kita ngapain ya dulu belajar begituan sekolah belajar sejarah dan lainya apa sih faedahnya buat kita sekarang

misalnya nih nggak Perang Diponegoro itu terjadi nya pas habis magrib 1825 sampai 1830

Nah coba deh pelajaran kayak gitu Ada faedahnya enggak sih hidup lu pernah lu pas lagi wawancara kerja gitu ya terus ditanya Perang Diponegoro itu kapan ya nggak pernah kan

atau pas mau ngerjain kerjaan lu gitu atau pas mau ketemu calon mertua atau pas mau nge-date sama orang yang baru ketemu di tinder pernah nggak pengetahuan itu ada gunanya

di kehidupan sehari-hari Enggak kan Terus buat apa si, terus harus apa sih yang dipelajari di sekolah nah penasaran tenang apa aja

Kalau sekarang ini gue bakal cerita soal manusia yang paling bertanggung jawab soal pendidikan di negara ini bapak pendidikan Indonesia

Suwardi Suryaningrat alias Ki Hajar Dewantara dan gua sangat mendorong loh buat baca artikel ini sampai habis Gue janji di akhir artikel nanti lu bakal sadar akan banyak hal keren yang berguna banget buat hidup aku kedepannya

Oke seperti biasa sebelum kita masuk ke filosofinya kita bahas dikit deh soalnya orangnya pertama-tama gua menyampaikan dulu bahwa zaman Gua sekolah dulu Gue tuh punya persepsi bahwa Ki Hajar 

Dewantara itu adalah seorang laki-laki Jawa yang kerjanya belajar ilmu budi pekerti luhur dari nenek moyangnya lalu menjadi dasar pendidikan ya

Gimana nggak nama depannya Q gitu kan Terus dia terkenal dengan 3 kalimat bahasa Jawa halus yang selalu disebut sebagai semboyan pendidikan Indonesia Ing Ngarso Sung tulodo ing Madyo Mangun Karso dan Tut Wuri Handayani Kurang apa coba persepsi orang soal

Kihajar Dewantara kalau zaman sekolah kita diajari cuman kayak gitu dia nggak tapi nggak men-stop lagu banyak soal tokoh-tokoh dibalik kemerdekaan bangsa ini gue tuh baru tahu bahwa Ki Hajar Dewantara itu tuh jauh banget dari sosok itu Ki Hajar itu anak bangsa jenius pas muda D dapat 

beasiswa buat sekolah di sekolah kedokteran Belanda di Batavia lu bayangin orang pribumi di zaman itu bisa sekolahnya syukur dia bisa sekolah di sekolah kedokteran pintar banget orang itu sayangnya dia Enggak cuman pintar tapi juga berani Nah kenapa sayang Ki Hajar ini di kampus hobinya tuh malah 

kritik pemerintah Belanda ke sana ke mari sampai akhirnya dikeluarin dari kampusnya terus abis itu jadi wartawan dan makin jadi jadi dia nulis yang tajam tajam soal pemerintah Belanda sampai akhirnya dibuang ke Belanda sana biar jauh-jauh dari Indonesia dengan bikin rusuh di sini nah terus kan kita 

dibohongi Belanda nih tahu nggak apa yang dilakukan di sana dia tuh di sana malah belajar Nah zaman sebelum ada internet dulu yang namanya posisi itu menentukan prestasi dan di Belanda itu jelas akses ke buku dan tulisan tulisan orang pintar dan bijak dari seluruh dunia akhirat lebih lengkap dibandingkan 

di Indonesia waktu itu bisa Nadia belajar soalnya Kharisma terbaru di dunia pendidikan filsafat Psikologi dan banyak hal lain termasuk salah satunya adalah filosofi dan kurikulumnya Maria Montessori yang sampai sekarang masih dipakai di sekolah-sekolah edit di seluruh dunia dan hasil 

pembelajaran dia dengan otak jeniusnya itulah yang kemudian dia rangkum dan bawa pulang ke Indonesia untuk kemudian dijadikan dasar pendidikan Al Adiyat termasuk di taman siswa yang adalah sekolah yang jaga diri sendiri termasuk di perkumpulan Selasa Kliwon G ngobrol intelektualnya dia 

dan juga buat Indonesia secara keseluruhan waktu dia jadi menteri pendidikan Oke kalau gua suruh bahasa kejar Dewantara gue bisa bales 2 jam kepanjangan Hahaha jadi gitu Ki Hajar Dewantara bukan aki-aki Kejawen di aktivis jenius yang sangat konsen soal pendidikan pada masanya di video ini gua 

kan bahas tiga hal dari Filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara yang menurut gue penting banget buat diketahui semua makhluk di negara ini jam 3 ya mau ke sini bukan triloka Alias Tut Wuri Handayani dan kawan-kawan tadi ya karena itu harusnya Fokusnya ke bukan murid tapi Guru Gimana cara mereka 

mendidik murid di kelas gua ngebahas mikirin dia yang lebih inti lagi dan ini biasanya sayang ya nih nggak pernah diajarkan di sekolah nah penasaran Oke Hal pertama yang bebas adalah mulai dari hal paling dasar tujuan pendidikan Coba deh menurut lo tujuan pendidikan itu apa sih bikin pintar atau 

bikin dapat nilai bagus atau dapat ijazah terus bisa kerja Nah Enggak menurut Ki Hajar Dewantara tujuan pendidikan adalah memerdekakan manusia dan kalau di tanya nih Apa itu manis yang merdeka menurut Ki Hajar pokoknya tuh 21 selamat raganya 2 bahagia jiwanya Dettol selamat dan bahagia 

Survive and happy dan sebetulnya kalau dipikir-pikir itu kan yang kita cari dalam hidup pengen kita bisa selamat kita bisa bahagia walaupun lu bilang nih nggak tujuan juga ya akhiratlah Berhenti Berharap apa gitu di akhirat kalau bukan berharap lu selamat dari neraka dan bahagia di surga ya kan 

Ini adalah sebuah topik yang secara universal diterima sebetulnya mulai dari filsafat agama sampai ilmu pengetahuan psikologi modern Itu sepakat soal hal ini bahwa kita itu nyarinya yaitu keselamatan dan kebahagiaan karena Coba deh lihat sekitar kita kira-kira Kebanyakan orang di sekitar kita tahu nggak ya 

gimana caranya supaya kita bisa selamat dan bahagia kayaknya nggak ya kenapa coba pada nggak tahu ada enggak yang ngajarin ngajarin enggak lah kalau salah jangan ngajarin tahu dari mana coba padahal menurut Ki Hajar Dewantara pendidikan itu ya harus yang memerdekakan manusia menghasilkan 

manusia yang selamat dan bahagia Apakah mengetahui kapan terjadinya Perang Diponegoro itu ngebantu loh buat selamat dan bahagia atau apakah tahu cara melakukan integral trigonometri itu bisa ngebantu Lu buat selamat dan bahagia dan itu adalah alasan utama satu pesan ada kan kita tuh pengen 

bantuin orang Indonesia buat bisa hidup seutuhnya dengan cara apa dia dengan cara mengajarkan hal-hal penting yang tidak diajarkan di sekolah terutama yang ini nih gimana caranya orang bisa selamat dan bahagia Nah kita juga kepengen berikutnya ya point kedua Kihajar percaya bahwa pendidikan itu 

punya tiga peran penting yang pertama memajukan dan menjaga diri yang kedua memelihara dan menjaga bangsa yang ketiga memelihara dan menjaga dunia Ki Hajar menyebut ini sebagai filosofi Tri Rahayu dia percaya bahwa semua itu terhubung dan semuanya berkontribusi pada kepentingan yang 

lebih besar atau bahasa kerennya everything is connected dan contoh gambarnya gini kalau misalnya Kalian nih berhasil menjadikan diri kalian menjadi orang-orang Merdeka orang-orang yang bahagia kira-kira lingkungan sekitar kalian keluarga pertemanan atau orang-orang sekitar kalian yang lainnya 

jadi lebih baik nggak adiknya Nah jadi lebih baik kak kalau misalnya ini di sebuah daerah keluarga-keluarganya adalah keluarga keluarga yang bahagia orang orangnya baik Der ajadi Ma juga kalau di sebuah negara daerah-daerahnya maju negara jadi maju enggak Kalau negaranya maju yang rasakan 

efeknya siap pak ya semuanya dunia merasakan rakyatnya juga merasakan semua itu terhubung dan itu dimulai dari diri kita masing-masing memerdekakan 1 orang adalah langkah awal memerdekakan satu keluarga memerdekakan keluarga adalah langkah awal untuk memerdekakan daerah memerdekakan 

daerah adalah langkah awal untuk memerdekakan bangsa jadi balik ke Kenapa 1% lakuin ini semua gitu ya karena kita percaya bahwa semakin banyak orang yang terpapar sama hal-hal baik yang kita ajarkan akan semakin baik bangsa ini dan semakin baik bahasa ini semakin nyaman kan kita semua bisa 

tinggal di dalamnya akan seluruh rakyat bakal jadi lebih nyaman Kebanyakan kalau negaranya jadi lebih baik termasuk gue termasuk lu udah tamat semua orang lainnya ingat ini udah bukan zaman dirasa game di mana Biar seseorang bisa untung yang lain harus rugi ini adalah zaman Dimana kita bisa 

bahagia bersama orang lain tanpa harus mengorbankan orang lain Nah kalau nggak tahu apa itu jurusan game dan Pasifik San game tinggalin komen Entar kapan-kapan gua bahagia kalau pengen tanya dan kalian bisa banget ngebantu cita-cita kami terwujud dengan lebih cepat dimulai dari mana ya dari 

kembangin diri kalian masing-masing Jadilah orang orang Merdeka kalau ajarkan ke orang lain sekitar kalian kalau ada yang nanya gimana caranya sih Gue punya masalah ini gue jadi susah bahagia suruh cek atau peran di YouTube atau di Instagram sebarin konten 1% yang menurut kalian bisa bermanfaat 

buat orang lain serta kalian kalau kalian butuh lebih lanjut selain daripada konten YouTube kita bisa cek layanan kita di saat kita punya layanan konsultasi dan Regina ya bayar sih tapi ujung-ujungnya itu juga kita pakai buat memproduksi konten dan layanan berkualitas buat masyarakat biar ini semua bisa cepat 

terwujud eh sorry orasi Google panjangan hahaha ya udah sekarang dihajar menyebutnya sebagai ikon alias pendidikan itu harus kontinyu konvergen dan konsentris continue artinya berkelanjutan apa yang kalian capai hari ini adalah hasil dari apa yang kalian pelajari dari masa lalu kalian sejak lahir sampai 

kemarin dan besok nih hari ini akan menjadi masalah lu udah buat kalian kan belajar itu terus menerus Sepanjang Hidup Selalu Ada cara lain buat menjadi lebih baik daripada hari ini enggak perlu banyak-banyak kok kita percaya bahwa menjadi lebih baik 1% aja setiap harinya hasilnya udah luar biasa buat 

hidup kemudian konvergen artinya ilmu itu harus dari berbagai sumber Ambillah ilmu dari luar zona nyaman kalian karena kalau di situ-situ aja ya Kalian jadinya stagnan tambah terus pengetahuan kalian Kihajar sendiri memodelkan pendidikannya banyak mengambil konsep-konsep Hari Pendidikan luar 

gitu kayak Montessori frobel atau rabindranath tagore nah tapi ini meskipun dia juga mendorong kita buat dari luar terakhir yaitu konsentris belajar dari luar tuh boleh harus marah tapi jangan lupa disesuaikan juga dengan identitas dan konteks yang ada di hidup kita masing-masing Ki Hajar sendiri 

meskipun sudah banyak kami di luar ya terus habis itu bisa bikin filosofi keren gitu kita harus gini-gini segala macam ya Tapi kan waktu itu kita masih dijajah awal Merdeka juga negara masih hampir kena prakteknya disesuaikan sama konteks Indonesia di zaman itu contohnya nih kayak misalkan dia 

menggunakan istilah memerdekakan manusia gitu buat membungkus konsep soal kebahagiaan Kenapa sih dia pakai kata memerdekakan manusia ya Karena itulah kebutuhan orang Indonesia saat itu merdeka aja dulu gitu termasuk juga nih semua konsep keren ini kan nggak bisa langsung diimplementasikan Iya 

di Indonesia yang masih ambil saat itu memang belum siapa aja waktu itu kan buat bahasa hal-hal filosofis kayak gini sekolah Nah masalahnya nih Sudah 1 abad berlalu Sekarang sudah jaman internet tapi kok ya belum terlaksana juga gitu di zaman sekarang tanya kenapa Hahaha gue tuh bukan bilang 

bahwa belajar teori termodinamika itu nggak penting ya tapi ada hal yang lebih penting dan esensial buat hidup kita sebagai manusia tapi nggak dibahas di sekolah Oke Sorry banget Gue dekat di sini karena video depan jangan jadi pesan gue ingat ada 3 ya pertama jangan lupa belajar caranya bahagia 

yang kedua ketika kita membangun diri kita lingkungan kita kita juga akan membaik dan itu akan membuat hidup kita jadi lebih baik lagi yang ketiga Belajarlah termasuk hidup Ambilah dari berbagai 

sumber tapi sesuaikan dengan konteks kehidupan kita ya udah sekian dulu dari gue gue di sekitar 1% bye are you today You are the skills needed more than ever in your skills with our free day.