Revolusi Industri 4.0 di indonesia.?

Revolusi industri keempat atau industri 4.0 kini menjadi perbincangan banyak pihak pemerintah industri dan perusahaan mengerahkan segala persiapan untuk menghadapinya.
namun apa sebenarnya revolusi industri keempat itu.

Revolusi Industri-4.0 adalah

Suap yang pertama kali mengemukakan istilah itu kepada publik di pertemuan World Economic forum 2016.

Suap memaparkan revolusi teknologi sedang berlangsung dan mengaburkan batas antara
fisik digital dan biologis.

Sederhananya revolusi industri keempat adalah bagaimana Teknologi seperti kecerdasan buatan kendaraan otonom dan internet saling mempengaruhi kehidupan manusia.

Revolusi Industri pertama, sebelumnya revolusi industri pertama dimulai pada abad ke-18 dengan adanya penemuan mesin uap dan mesin manufaktur.

Revolusi industri kedua pada abad ke-19 ditandai dengan adanya produksi massal mesin listrik dan standardisasi industry.

Revolusi industri ketiga ditandai dengan adanya komputer dan teknologi informasi pada abad ke 20 dan saat ini kita sedang berada di era revolusi industri keempat.

Revolusi industri Keempat kecerdasan buatan di Industri tentu memberikan potensi besar untuk melipatgandakan produktivitas tenaga kerja.

Dalam revolusi industi keemapat ini berbagai perusahaan besar dunia telah menggunakan robot dan kecerdasan buatan sebagai pekerja di lini produksi nya kita sebut saja Amazon Tesla Uber DHL Adidas dan Nestle.

di Indonesia operasional pabrik Suzuki Cikarang telah menggunakan teknologi robotik namun dibalik manfaat bagi percepatan dan otomasi industri banyak sekali tantangan bagi ekonomi dalam menghadapi revolusi industri keempat ini.

Padahal Indonesia saat ini tengah menikmati periode bonus demografi berkat banyaknya populasi penduduk dalam rentang produktif buming ketersediaan tenaga kerja yang bersamaan dengan era revolusi industri keempat,

Revolusi industri keempat ini akan menjadi ancaman nyata bagi profesi dengan jenis pekerjaan yang efektif karena dapat dengan mudahnya tergantikan oleh mesin robot dan kecerdasan buatan.

Menurut pengamatan berbagi sumber bidang pekerjaan yang akan tetap bertahan di era reformasi antara lain:
Industri kreatif, Teknologi Informasi, Profesional, Manajer, Pelayanan, Kesehatan, Pendidikan dan Jasa konstruksi.

Untuk Kementerian Indonesia telah meluncurkan program dalam menghadapi revolusi industri keempat ini ada 10 (Sepuluh) Prioritas Nasional lintas sektoral dalam upaya memperkuat struktur industri Indonesia dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Jadi selamat datang ditantangan revolusi industri keempat.
Sudah siapkah Kita.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel