Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pendidikan Sebagai Agent Of Change

Agent of change adalah perubahan sosial. Perubahan sosial memiliki pengertian peralihan dari suatu keadaan untuk lebih baik dari struktur ataupun fungsi sosial.

Perubahan sosial akan terus berubah dan berkembang seiring berjalannya waktu menyesuaikan situasi. Akan terus berkelanjutan karena berkaitan dengan kegiatan manusia hubungannya bersama sosial.


Pendidikan pastinya memiki peran yang besar dalam membawa perubahan. Pendidikan memberikan arahan untuk menyikapi adanya perubahan. Hal ini akan mudah untuk dilalui ketika dijadikan sebuah landasan yang bertujuan mewujudkan pembangunan bangsa.

Sampai kapan pun pendidikan sudah seharusnya mendapat perhatian lebih daripada bidang yang lain. Karena bidang lain tentunya dapat berkembang dengan sendirinya seiring dengan majunya pendidikan. Para siswa maupun mahasiswa diarahkan untuk mengenal dan memahami sejarah yang nantinya agar bisa ditransformasikan pada kenyataan kehidupan tantangan masa depan.

Pengetahuan seringkali berkolaborasi dan bekerjasam dengan kebudayaan karena mempunyai pengaruh yang besar dalam mentrasnformasikan perubahan. Sehingga tidak lupa para agent of change juga punya pengalaman akan budaya. Nantinya keduanya dapat membawa perubahan besar bagi masyarakat Indonesia.

Pendidikan sangat berperan penting dalam menghadapi perubahan yang akan datang. Pendidikan menjadi pilar utamanya perubahan. Jadi menjadi sesuatu yang wajar ketika fokusnya dalam perhatian ini lebih besar. Karena impactnya sendiri juga berdampak sangat besar bagi bangsa ini.

Hakikatnya tujuan pendidikan adalah untuk menumbuhkan pengetahuan, ilmu budaya, ekonomi sosial ataupun politik. Pada perspektif tertentu pengetahuan harus sejalan dengan masa depan yang jelas. Dengan pendidikan, kita memiliki pandangan yang luas untuk mengajarkan masyarakat yang realiasasinya  pada peserta didik. Sehingga akan memahami proses dari perpindahan dan pembentukan budaya.

Mengartikan bahwa pendidikan merupakan ajang pembelajaran dalam fungsi sosial sebagai agent perubahan pada masyarakat. Berpendidikan tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri. Kelak ilmu yang dapat akan mengantarkan masyarakat ke perubahan yang lebih baik.

Perkembangan teknologi dan informasi sebenarnya juga membawa dampak yang negatif bagi kalangan masyarakat. Majunya IPTEK akan beriringan dengan majunya bidang-bidang lain seperti ekonomi, sosial dan politik. Banyaknya perubahan harus cepat tanggap untuk menanganinya. Masyarakat jangan menjadi sasaran negtaif atas majunya teknologi.

Masyakarat juga berperan penting untuk mengarahkan dan mengelola pengetahuan. Agar hal ini membawa prospek positif bagi kehidupan. Dengan pendidikan setiap orang akan dapat mengelola dirinya sendiri untuk dapat membuat eksistensi pada lingkungan masyarakat. Tidak ada gunanya jika berpendidikan namun tidak memberikan impact kepada perubahan masyarat.

Isu agent of change sangat penting untuk didiskusikan karena pendidikan saat ini perlu perhatian ekstra. Terlebih sistem pendidikan sekarang ini sudah mengalami perubahan yang sangat signifikan. Tidak bisa dipungkiri karena wabah pandemi juga berdampak besar pada proses pendidikan.

Sistem pembelajaran yang silih berganti dengan metode online menuai pro dan kontra. Banyak peserta didik yang tidak mengetahui esensi dari perubahan sistem ini. Sehingga tidak memiliki pengetahuan yang ada hanya berstasus pendidikan namun tak ada ilmu yang mereka dapatkan

Ini perlu didiskusikan lebih dalam agar embel – embel agent of change bisa terealisasi dengan benar. Dengan siapa lagi untuk membawa perubahan baik jika tidak dengan diawali oleh pendidikan. Pendidikan berarti mengubah pola pikir kita dalam menyikapi sesuatu hal yang terjadi. 

Salah satu faktor terpuruknya bidang politik, ekonomi dan sosial adalah diabaikannya sistem pendidikan. Perlu ditelaah lebih lanjut apa yang salah dengan pendidikan bangsa ini.